Banner Takhobber


Surabaya  | Pentingnya Masjid sebagai tempat ibadah, serta pembinaan, pembelajaran dan pengenalan Islam sangat penting baik disekitar kantor maupun disekitar warga. Kenyamanan diartikan dalam dua hal yaitu kenayamanan lahiriah dan batiniah. Secara lahiriah masjid kita itu fisik serta bangunannnya bagus, bersih dan terawat sehingga memberikan kenyamanan beribadah di dalam masjid.

Arti dalam kenyamanan secara batiniah adalah tak bisa kita pungkiri bahwa pemahaman islam berbeda-beda. Perbedaan ini merupakan sebuah rahmah dan kekuatan tersendiri di dalam area

 

Read more....

 

  1. Memakmurkan Masjid
  2. Membuat program-progam untuk menyebarkan syiar Islam
  3. Mempererat tali silaturahim antar sesama Karyawan muslim khususnya di lingkungan Kantor Telkom Regional V dan kaum muslimin muslimat pada umumnya

 

 

 
 

 

Read more....

 

“MENCIPTAKAN KENYAMANAN DALAM BERIBADAH DAN BERDAKWAH DENGAN CARA BIL HIKMAH SESUAI DENGAN TUNTUNAN SYARIAH ISLAM”

 Explanation :

 Kenyamanan diartikan dalam dua hal, yaitu lahiriah dan batiniah. Artinya, secara lahiriah, masjid kita itu fisik bangunannya bagus, bersih dan terawat sehingga kita nyaman beribadah di masjid tersebut.

Dan yang terpenting lagi adalah kenyamanan secara batiniah. Artinya, tak bisa kita pungkiri bahwa pemahaman Islam berbeda-beda. Perbedaan ini merupakan sebuah rahmah dan  kekuatan tersendiri di perusahaan yang kita cintai ini.

Read more....

Artikel Terbaru

Antara Kerja dan Mendidik Anak

Dijawab oleh Ustadz Muhammad Qasim, Lc. hafizhahullah

Al-Hamdulillah, saya dan suami selalu mengikuti kajian. Namun ada sedikit yang mengganjal dalam hati tentang suami saya yang terlalu banyak tidur. Saya tahu, mungkin ia kelelahan karena kerja dalam shif 3. Akan tetapi, bila sedang kebagian shif 2 dan 3, seharian di rumah tidur terus. Dia bangun hanya untuk shalat saja.

 

Saya sebagai istri ingin, mumpung suami sedang ada di rumah, memanfaatkan waktu tersebut untuk ikut mengajari anak-anak membaca Al-Qur`an atau mengontrol pelajaran sekolah mereka. Atau berdiskusi dengan saya tentang masalah apa saja. Saya ingin mengungkapkan ini secara langsung kepada suami, tetapi takut. Suami saya berlangganan Majalah As-Sunnah.

Semoga jawaban dari Redaksi membuat suami berhasil memenej waktunya dengan baik. Jazakumullahu khairan katsiran.

 

Selengkapnya...

Bagaimana Mencintai Buah Hati Anda?

Oleh:Al Maghribi bin As Sayyid Mahmud Al Maghrib

 

SIKAP SEIMBANG DALAM MENCINTAI ANAK

Cinta kepada buah hati adalah fitrah manusia yang dibenarkan syari’at. Orang tua sewajibnya menempatkan cinta dan kasih sayangnya kepada anak secara benar. Sebab anak adalah amanah bagi orang tua. Mengekspresikan cinta kepada anak melalui didikan dan arahan yang benar, sebagai tindakan bijaksana dari orang tua yang betul-betul memahami hakikat cinta kepada anak. Membimbingnya agar tumbuh menjadi generasi yang lurus dan tangguh, mampu mengemban tugas-tugasnya sebagai hamba Allah dan sebagai bagian dari masyarakat. Sehingga mustahil dapat membimbing mereka dengan arahan dan didikan yang benar, jika kita tidak memiliki rasa cinta dan kasih sayang. Di sisi lain, tidak sedikit orang tua yang keliru mengejewantahkan rasa cinta dan kasih sayangnya sehingga justru melahirkan sikap manja, pengecut dan sederet sikap tercela lainnya pada anak. Hingga membuahkan petaka dan penyesalan di penghujungnya. Lalu bagaimanakah wujud cinta kita yang benar kepada anak?

Selengkapnya...

Meniti Keluarga Sakinah dengan Akhlak Terpuji.

Penulis : Ustadz Abu Usamah Abdurrahman bin Rawiyah

 

Menjadi keluarga sakinah, adalah hal yang diidamkan setiap pasangan yang hendak membangun rumah tangga. Sesuatu yang tidak mudah, namun tak mustahil untuk diwujudkan. Apa kuncinya?

 

Bahtera rumah tangga membutuhkan nakhoda yang mengerti tujuan dan arah berlayar, diikuti para awak yang memiliki kesabaran yang tangguh dan teruji, yang siap diatur oleh sang nakhoda. Sebagaimana bahtera yang mengarungi samudra yang luas akan menghadapi arus dan gelombang yang menggunung, begitu pula bahtera berumah tangga. Akan banyak ujian dan cobaan di dalamnya. Banyak kerikil-kerikil tajam dan duri-duri yang menusuk peraduan.

 

Dahsyatnya ujian tersebut menyebabkan banyak bahtera rumah tangga yang kandas dan tidak bisa berlabuh lagi, bahkan hancur berkeping-keping. Sang istri ditelantarkan dengan tidak dididik, bahkan tidak diberikan nafkah. Sehingga muncul awak-awak bahtera yang tidak taat kepada nakhoda. Awak yang tidak mengerti tugas dan kewajibannya, berjalan sendiri dan mencari kesenangan masing-masing. Inilah pertanda kecelakaan dan kehancuran. Sang anak dibiarkan seakan-akan tidak memiliki ayah, sebagai seorang pemandu dan pembela yang akan mengarahkan dan melindungi. Seakan-akan tidak memiliki ibu, yang akan memberikan luapan kasih sayang dan perhatian yang dalam.

Selengkapnya...

Contact US

 

Alamat

 : 

Jalan Ketintang no 154, Gayungan, Surabaya Jawa Timur

Email

 : 

admin@takhobbar.com

 

 

 

 

Follow US

© 2017 Smart Media. All Rights Reserved. Designed By Smart Media